Bos dalam pandangan umum kita adalah seorang leader
atau pemimpin yang dipercayakan atau di tunjuk untuk mengelola suatu perusahaan
atau organisasi, fungsi bos sangat besar dalam menetukan kesuksesan sebuah
lembaga yang dipimpin, bukan hanya menguasai aspek dalam lembaga yanng dipimpin
namun bos juga berfungsi untuk memanejmen karyawan atau bawahan agar dapat
mengerjakan sesuai target, selain itu seorang bos harus memiliki sosial yang
bagus agar karyawan serta bawahan bisa memberi loyalitas pada kita, itulah
mengapa seorang bos harus memiliki ilmu leadership untuk memimpin sebuah
lembaga.
Ada banyak karakter seorang pemimpin, ada yang keras,
egois, terlalu suka marah, terlalu menekan, terlihat ambil enaknya aja namun
ada pula seorang bos yang memiliki jiwa sosial yang tinggi, tegas, perhatian
kepada bawahannya, memeberi pengertian dan selalu ikut campur dalam
mengembangkan kualitas hidup karyawan dan lain-lain. Yang banyak kita tahu
bahwa setiap bos pasti memiliki sisi baik dan buruknya namun ada pula yang
memang terlihat buruk sekali atau baik sekali, perlu ditekankan disini bahwa
loyalitas seorang karyawan kepada bosnya dapat ditentukan dari sikap memimpin
seorang bos dan jika seorang bos dapat memimpin karyawannya dengan baik secara
batin serta materil seorang karyawan akan memberikan loyalitasnya pada bos
serta lembaga yang dikelolanya, temtu berdampak pada totalitas karyawan yang
bekerja membangun perusahaan menjadi lebih baik, ketika itu bisa didapatkan
oleh seorang bos maka perusahan atau lembaga akan menjadi lebih baik, lingkungan
kerja yang baik, memberikan lingkungan sosial yang baik pula dalam sebuah
lembaga serta memberikan kenyamanan saat bekerja.
Sekilas saya tunjukkan beberapa sifat seorang bos yang
sebenarnya saya yakin anda juga tahu, saya akan bagi sifat seorang bos dari
internal dan eksternal. Internal seorang bos berarti sifat dan sikap seorang
bos pada dirinya sendiri yakni menjadi diri sendiri, memiliki sikap tenang
dalam sebuah tekanan dan tenang dalam menghadapi masalah, profesional dalam
pekerjaan, fokus, memiliki target serta planing hidup, dapat berfikir jernih,
kreatif, tegas terhadap dirinya sendiri, jujur terhadap dirinya sendiri,
memiliki ketekunan yang tinggi, pantang menyerah, dapan mengendalikan diri
dengan baik, mengontrol emosi dengan baik, mengontrol hidupnya dengan baik
serta masih banyak lagi tentunya, sedangkan eksternalnya yakni dalam artian
sikap dan sifat seorang bos pada lingkungannya yaitu seorang bos memiliki
komunikasi yang baik dengan siapapun, menginspirasi, dapat menghargai orang
lain, jujur kepada orang lain, dapat memanejement banyak orang dengan baik,
memiliki tipe pelatih, dapat menghargai serta menilai kerja keras orang lain
terhadap dirinya dalam hal kecil ataupun hal besar, mengenal anggotanya dengan
baik, bijaksana, tidak mencampurkan urusan pribadi kepada pekerjaan atau orang
lain serta banyak lagi, saya yakin pembaca sekalian paham akan yang saya
sebutkan, oleh karena itu tidak saya jelaskan setiap poinnya, saya begitu yakin
pembaca sekalian tahu karena poin diatas adalah poin umum seorang sebagaimana
mesti setiap orang tahu tapi terkadang tidak menyadarainya dan jika tidak
menyadarinya bagaimana pula memikiran untuk menjadi pribadi yang demikian.
Kali ini coba anda bayangkan, siapa bosnya, apakah
yang anda sebut bos dalam lingkungan anda itu adalah bos anda sesungguhnya,
pasti anda berfikir tentu tidak, dalam dunia kerja ada yang menjadi seorang bos
dan urutan paling puncak adalah bos besar, pernah dengar istilah pembeli adalah
raja, jawabannya pasti jelas anda pernah dengar, sering saya jumpai bahkan
banyak sekali saya menjumpai seorang bos lebih ramah dan menghargai custumernya
daripada karyawan yang menangani pelanggan, jadi siapa bos sesungguhnya, jika
kita berfikir secara logika, ikuti alurnya dan alasannya “bos berada pada
seorang yang memberi uang”, pernahkah anda memberi uang kepada tukang parkir
ataur pengatur jalan, apa jawaban mereka, kadang mereka bilang “makasih bos”
jadi bos adalah orang yang memeberi anda uang benarkah demikian, kalu seperti
itu setiap orang bisa jadi bos, ya saya bilang tentu saja setiap orang tercipta
sebagai bos namun anda tidak menyadarinya, islam sendiri mengajarkan bahwa
manusia diciptakan sebagai khalifah dibumi, anda perlu menyadari bahwa anda
adalah seorang bos, anda adalah seorang pemimpin, jangan persempit pandangan
kita, sadari bahwa banyak orang mempercayakan sesuatu hal kepada anda, jangan
lihat materilnya tapi nilainya, sadari bahwa anda berharga dan bernilai, bos
serta leader dalam sebuah keluarga, dalam mensejahterakan orang lain, dalam
membatu orang sekitar anda, andalah bosnya jadi jadikanlah diri kita demikian
jadikan poin-poin yang saya beutkan tadi ada dalam diri anda. Setiap orang
tidak ditakdirkan memiliki sifat dan sikap leadership yang baik layaknya
seorang bos, tapi setiap orang harus cari tahu, tahu, belajar untuk menjadi
pemimpin, saat kita mengalami mental down yang harus kita pikirkan adalah kita
harus sadar dan tahu, dengan begitu kita bisa kembali, akan sangat sulit untuk
kembali jika kita tidak tahu, apalagi tidak sadar, yakinlah bahwa anda adalah
seorang pemimpin, dalam lingkup kecil ataupun besar bahkan seorang keluarga
yakinlah bahwa andalah seorang bos dan anda harus bisa meningkatkan kualitas
hidup serta diri sendiri layaknya seorang bos
Komentar
Posting Komentar